Rabu, 22 Oktober 2008



Bakteri Bisa Jadi Teman

Bertemen denqan bakteri? Apa nggak salah tuh...? Eit, tenang, ada penjelasannya loh. Begini.... ternyata bakteri atau kuman itu tak semuanya jahat dan menimbulkan penyakit. Di dunia ini, ada juga bakteri baik. Dalam dunia kesehatan, si bakteri baik ini disebut probiotik. Seperti mikroba pada umumnya. si baik ini berukuran sangaaaat... kecil. Mereka baru bisa terlihat bila kita menggunakan mikroskop yang diperbesar ribuan kali.
Hebatnya, biarpun kecil, bakteri probiotik bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita sehingga kita tak mudah sakit. Mereka juga menjaga alat-alat pencernaan manusia agar bisa bekerja dengan baik.
Sebenarnya sih, penelitian terhadap probiotik ini sudan dimulai sejak puluhan tahun lalu, dan terus berlanjut hingga kini. Penelitian para ahli mengungKapkan, untuk menjaga kesehatan manusia, probiotik memiliki miliaran pasukan yang siap bertempur dalam sistem imun atau Kekebalan tubuh.
Dalam usus kita, kuman atau bakteri yang disebut mikroorqanisme, hidup bagaikan di "kebun binatang" atau mungkin lebih tepatnya, taman mikroba. Mereka berjumlah sekitar 100 triliun, sepuluh kali lebih banyak dari jumlah sel penyusun tubuh manusia. Nah lo, banyak banget kan? Hebatnya, di tempat tinggal mikro yang amat padat ini, mereka hidup bersama dalam keseimbangan. Mereka juga bekerja Sesuai tugas masing-masing agar proses pencernaan berlangsung sebagaimana mestinya.
Seandainya kita dapat menyelam ke dalam usus sambil bawa mikroskop, kita akan berjumpa dengan sekitar 500 spesies mikroba yang bertugas menuntaskan pencernaan, melindungi tubuh terhadap serangan bakteri janat, dan merangsang perKembangan sistem kekebalan tubuh.
Jenis bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium termasuk kelompok bakteri baik yang tinggal di usus besar dan usus halus. Berkat bantuan mereka, proses pencernaan yang berat, seperti mencerna sayuran dan buah-buahan jadi terbantu.
Bakteri Lactobacillus Rhammnosus GG juga hidup dan beranak di dalam usus. Orang-orang yang terganggu penyakit diare, pantas berterima kasih pada bakteri ini, karena atas bantuan mereka, diare bisa cepat teratasi. Bakteri yang satu ini juga berkhasiat sebagai antimikroba. Artinya, mereka berjuang melawan bakteri jahat yang bisa menimbulkan penyakit, terutama yang terjadi di usus.
Di lingKungan lain, di antaranya saluran kemih atau saluran pipis kita, lagi-lagi bakteri probiotik melindungi kawasan ini dari serangan infeksi. 5edangkan dalam lambung dan usus duabelas jari, probiotik menghindari luka pada dinding lambung, dengan cara menekan pertumbuhan bakteri jahat penyebabnya, yaitu helicobacter pylori.
Selain tumbuh secara alami di dalam perut, bakteri baik bisa juga kita dapatkan dari minuman tertentu. Misalnya dalam minuman yoghurt atau susu asam. Nah, kalian suka minuman ini kan? Syukur deh. Soalnya, segelas yoghurt mengandung, miliaran baKteri Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus thermopnilus yang menyehatkan.
Pada orang dewasa, probiotik berjasa mengurangi kemunqkinan penyakit jantung dan menetralkan tekanan darah. Bagi kehidupan ternak, probiotik berjasa juga. Mereka membantu pencernaan rumput yang dimakan oleh kambing atau sapi.
Tanaman pun ternyata berteman dengan bakteri-bakteri baik. Soalnya, Si bakteri bisa membantu tumbuhan aqar bisa memanfaatkan nitrogen yang beredar di udara. Selanjutnya, tanaman mengubah nitrogen jadi protein dan memanfaatkannya sebagai sumber gizi. Probiotik juga membantu beberapa jenis tanaman"kacang-kacangan agar dapat menyimpan dan menabung nitrogen pada bintil akar.
haah,,,,, sobat, sekarang kalian bisa membayangkan kan, betapa kacaunya hidup ini kalau tak ada bakteri baik! (els)***

Tidak ada komentar: