Jumat, 13 Desember 2019

necessity is the mother of invention

nak, necessity is the mother of invention ... (Plato)

satu kalimat plato ini ternyata mampu menjawab berbagai pertanyaan tentang:
- mengapa penelitian yg mengejar contribution dan invention dimulai dari masalah penelitian (dawson, 2009)
- mengapa proses data mining digerakkan oleh business understanding yg didahului dg analisis masalah dan kebutuhan organisasi (north, 2016)
- mengapa pengembangan software didahului adanya system request dan user requirements (dennis, 2016)
- mengapa ide enterprise architecture itu baru diterima setelah organisasi tumbuh besar, makin sulit dikelola dan makin ga nyambung antara strategi perusahaan dg proses bisnis, risiko, kpi, aplikasi dan teknologi? (lankhorst, 2009)
- dan mengapa teriakan demokrasi, integritas, dan solusi kreatif tentang anti korupsi tidak pernah bisa lahir dari politikus2 yang berkuasa ... karena itu bukan kebutuhan atau kepentingan mereka, nak!
---------------------- RSW 2019

What Steve Jobs Learnt after he was fired from Apple

because we're paying people to tell us what to do
well i dont want .. we pay people to do things
that's easy to find people to do things
whats harder is to find people to tell u what should be done
right.. thats what we do for

we pay people a lot of money
and we expect them to tell us what to do - Steve Jobs when in Next



==========================


because we're paying people to tell us what to do
well i dont want .. we pay people to do things
that's easy to find people to do things
whats harder is to find people to tell u what should be done
right.. thats what we do for

we pay people a lot of money
and we expect them to tell us what to do - Steve Jobs when in Next

and so , ... attitude
not feel good about em

sometimes it works, sometimes we still working on it - end years Target

whats harder is to find people to tell u what should be done


when i say that time, damn it i'am the CEO and we're doing it this way

we're small, we're not Goliath
we're very valuable David to work with

Jumat, 06 September 2019

Peta Jalan Menuju Sukses UKM 4.0 oleh Hermawan Kertajaya





coba saya transkrip ya cmiiw :))
semoga bisa berbagi


10 peta jalan menuju sukses UKM
dari professional ke productive, creative dan akhirnya entrepreneur

1. PROFESSIONAL   artinya role dibagi kompetensi
kalau anda ingin memulai suatu bisnis, coba petakan komeptensi2 apa yang harus dikuasai untuk menjalankan rule2 yang ada.
Umpama-nya mau buka restoran mesti :

  1. ada yang bisa masak;  rulenya tukang masak, chef, anda harus menguasai kompetensinya
  2. ada yang harus bisa membuat arsitekturnya supaya orang nyaman ada ditempat itu
  3. ada yang mempunyai kompetensi pelayanan
  4.  ada yang ngerti administrasi dan sebagainya

tanpa kompetensi yang memadai maka role2 yang harus ada disuatu bisnis akan tidak terpenuhi dan mungkin pada akhirnya bisnis itu akan tidak berhasil


2.PRODUCTIVE (cost<<< ; level of service>>> ; revenue>>>)
 tidak cukup profesional saja, setelah anda punya profesionalitas anda harus membuktikan bahwa Anda bisa menghasilkan output dari input yang ada. PRODUKTIVITAS  itu input dibagi output

Kalau anda mempunya profesionalitas,  sudah dipetakan  kompetensi  untuk mengisi role2 yang  diperlukan.

Sekarang ada dua yang diperlukan yaitu gambarkan dulu proses rantai nilai, dari hulu sampai hilir. Masak itu dari persiapan, beli bahan, sampai  pelayanan sampai nanti akhirnya bayar dan dia pergi kostumernya, ini  rantai nilai. Apabila sudah dipetakan maka Anda bisa menentukan Service Level bagaimana  yang Anda akan berikan; tinggi , menengah atau biasa saja.

Tapi jangan lupa hitunglah biaya dari semua service level tersebut cost-nya. Harus cocok antara level of service dengan cost yang dikeluarkan. Kalau cocok  output lebih besar dari input itu namanya Anda PRODUKTIF.

3. KREATIF (novelty(kebaruan) dibagi resource)
KREATIF adalah dengan resource yang ada Anda bisa menciptakan sesuatu yang baru, tapi kalau resourcenya nambah dan mahal, walau Anda menciptakan sesuatu yang baru itu Anda tidak kreatif.

Creative Selling,  (merancang peta jalan yang ditawarkan )
Peta jalan yang keempat adalah rancanglah sesuatu yg ditawarkan dalam bentuk product maupun price.
Kembali ke restoran yang ditawarkan tadi menunya apa saja, dan maunya pricenya berapa saja , yang kira-kira offer(penawaran) ini akan menarik

Channel & Promotion
Kedua setelah product dan price sekarang channel dan promotion
sehingga product ini akan menjadi menarik untuk kostumer yang dituju (price dan product)
pake akses menjualnya lewat mana (channel)
promosinya lewat mana itu namanya  (promotion)

(Creative Selling) kreatif yang terakhir gmn CARA JUALANNYA nanti. ini harus kreatif semua !!!

  1. product and price harus creative, bagaimana creative product, creative menu and creative pricing   yang kreatif
  2. creative menu 
  3. creative access, 
  4. creative channel 
  5. creative promotion 
  6. creative selling

nahh.. kalau Anda sudah bisa merancang semua (tiga) ini, itu namanya Anda KREATIF
 bagaimana cara jualannya nanti.

4. Tahap ke empat ENTREPRENEURIAL  (opportunity di bagi risk)
artinya seorang entrepreneur itu bisa melihat Opportunity dengan mengurangi resiko. Anda menjadi entrepreneur kalau Anda bisa melihat kesempatan-kesempatan (peluang) dan me-manage resiko yang ada dengan melakukan 4 peta jalan
1.pertama identifikasikan segmen2 yang menarik buat Anda
tadi kan sudah creative productnya pricingnya,creative channel,producting, selling
tadi Anda jg sudah memetakan mulai dari hulu sampai hilir
mulai dari beli bahan mentah, sampai memasaknya
sampai kemudian menentukan service level, kemudian costnya kira2 berapa masuk apa nggak

kemudian Anda tadi pertama kali, Anda merasa mempunyai kompetensi untuk menjalankan rule itu semua . Nah... sekarang carilah segmen yang cocok untuk itu

Tapi sesudah segmennya terdefinisi segmen mana yang bakal tertarik ,lalu  pertimbangkan :

  • apakah sudah ada pesaing yang masuk ke segmen ini dan 
  • seberapa berat segmen ini dan 
  • seberapa tertarik segmen ini pada product dan services yang akan Anda tawarkan. 


Kompetitor dan customer ini harus dipertimbangkan baik-baik. Dari umpanya 5 segmen yang anda tertarik, setelah ada kompetitor akan  ada segmen yg berkurang, misalkan :

  •  ini saingannya terlalu berat ga masuk
  • ini ga ada saingannya tapi konsumennya sedikit

jadi terpilih segmen yg lain, ini yang Anda sebut sebagai target market

ini saja yang ditarget!!!

PERUBAHAN
baru kemudian yang terakhir peta jalan yang harus diperhatikan adalah perubahan, hati2 terhadap perubahan
kalau terjadi perubahan landscape, aturan yang berubah., teknologi yang berubah, ekonomi lagi naik atau turun, atau customer ini berubah sifatnya

apakah ada resiko bahwa segmen yg kita tuju ini salah? nahh.. bagaimana kalau itu terjadi
coba pertimbangkan, jangan sampai Anda merencanakan sesuatu tapi begitu ada perubahan terjadi maka semua yang Anda rancang inisemua menjadi berantakan. Karena segmennya ga cocok lagi dengan yg Anda persembahkan